Selasa, 20 Mei 2008

Why Must We Pray..?


Akhirnya posting lagi setelah berhari2 rumahku ini gak ditengok2 ama yang punya rumah... pasti pada heran, emangnya sibuk ngapain? Gag ada tuh mas/mbak/jeung... Prasaan beberapa hari ini sibuk tapi gag jelas hasilnya apa... Binun kan, sutralah gag penting, gag usyah dibahas... Lanjut lagi, beberapa hari lalu aku ada baca parodi di sebuah koran ibukota tentang gimana hari2 ke depannya masyarakat ini yang semakin madesu alias masa depannya suram.. Gimana gag suram coba, BBM naek masih desas desus eh.. harga2 udah pada naek duluan... Blom lagi mikirin biaya buat anak sekolah di taon ajaran baru beberapa bulan yang akan datang, bisa bikin nangis bombay lah rasanya... uhuhuhuhuuuu...

Nangis bombay boleh2 aja, tapi sebenarnya ada cara lain buat mengurangi rasa sedih dan kalut itu.. yaitu dengan B-E-R-D-O-A! But why?

Masih dari kolom parodi, berikut ada cerita yang menjawab pertanyaan itu. Mohon maap sebelumnya, cerita sengaja gag diterjemahkan supaya pesan yang disampein tetap original. Coba baca yok, gag terlalu sulit koq..

A man went to a barbershop to have his hair cut and his beard trimmed. As the barber began to work, they began to have a good conversation. They talked about so many things and various subjects. When they eventually touched the subject of God, the barber said :

Barber : I don't believe that God exists
Cust. : Why do you say that
Barber : Well, you have to go out in the street to realize that God doesn't exist. Tell me, if God exists, would be there so many sick people? Would there be abandoned children? If God exists, there would be neither suffering nor pain. I can't image a loving God who would allow all of these things.

The customer thought for a moment, but didn't respond because he didn't want to start an argument. The barber finished his job and the customer left the shop. Just after he left the barbershop, he saw a man in the street with a long, stringly, dirty hair and an untrimmed beard. He look dirty and unkempt. The customer turned back and entered the barbershop again and he said to the barber :

Cust. : You know what? Barber doesn't exist.
Barber : How you can say that! I'm here and I'm a barber. And I just worked on you.
Cust. : No! Barber does not exist because that man outside.
Barber : Ah, but barber do exists! That's what happens when people do not come to me.
Cust. : Exactly! That's the point! God, too, does exist! That's what happens when people do not go to Him and don't look to Him for help. That's why there's so much pain and suffering in the world!

Buat yang udah tau cerita ini, sori ya kalo terasa siaran ulangan... Tapi gag ada salahnya kan kalo diingatkan kembali bahwa dengan berdoa dan memohon hanya kepada-Nya, beban pasti terasa lebih ringan dan hari2 mendatang pun mungkin terasa tak sesuram yang dibayangkan. Honey... there must be some reasons for something....

Note : parodi by Samuel Mulia

16 komentar:

rizky mengatakan...

Ya allah kumohon bukalah hati bozz ku ini supaya gaji aQ bulan depan di naekkan...?Amin

aprie mengatakan...

itulah mba..biar manusia itu tau kalo mereka itu kecil...masih ada yang lebih berkuasa.

Mike.... mengatakan...

doa selalu jd andalan di saat kita susah..tp jg kadang2 kita lupa doa ketika sedang senang...

Gudang Kambing mengatakan...

aku juga bingun, anakku juga banyak, n mereka sekolah semua. Trus siapa lagi kalau bukan kita yang biayai! Pemerintah ya hanya omong kososng saja. Siapa yang mau sumbang buat anak-anakku, monggo. ada yang masih TK-SMA. Mudah-mudahan saya juga ada bantuan untuk kiliahkan mereka, doakan ya

nina mengatakan...

yan punya rumah to :
@ qie : kayaknya doanya blom bisa dikabulkan tuh

@ aprie : yup.. kan ada istilah di atas langit masih ada langit

@ mike : emang itu dah sifat manusia kayaknya

@ gudang kambing : sabar ya mas, aku turut berdoa moga2 anak2 bisa tinggi sekolahnya, dgn berdoa insyaallah ada rezekinya

adsense mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Mama Rafi mengatakan...

berdoa emang slalu menyejukkan hati, apalagi kalo doanya segera dikabulkan amin..amin..amin...

astrid savitri mengatakan...

wah, postinganmu mengingatkan saya ttg obrolan dgn mantan siswa saya, jadi pingin nulis ttg itu ah..

thanks bwt inspirasinya ya nina!

tintin mengatakan...

yang pasti jangan tinggal shalat 5 waktu .. dan khusyuk .. dan jangan berbuat syirik .. :)

nita mengatakan...

iya, baca cerita ini jadi menyegarkan pikiran. apa yg dibilang si pelanggan itu jitu bener. ok nina, saya link blognya:)

nina mengatakan...

yang punya rumah to :
@ mamarafi : makanya jangan ragu buat berdoa ya Ma...

@ astrid : oya? posting dunk biar kita bisa sharing juga

@ tintin : emang, percuma ajah shalat 5 waktu kalo masih melakukan perbuatan syirik

@ nita : ini sekedar ilustrasi, tapi maknanya dalem juga buat kita

pudi-interisti mengatakan...

Bagi seorang atheis berdoa dan bertuhan adalah sisi negatif dan menjadi kelemahan manusia karena dinilai tidak bisa mengandalkan diri sendiri dan selalu bergantung. tapi dari segi agama berdoa adalah sarana mendekatkan diri dengan sang khaliq. Aku berdoa moga blog ini selalu mampir ke blogku dan membawa nuansa positif. Amin.

日月神教-任我行 mengatakan...

徵信社,尋人,偵探,偵探社,徵才,私家偵探,徵信,徵信社,徵信公司,抓猴,出軌,婚姻,劈腿,感情,第三者,婚外情,一夜情,小老婆,外遇,商標,市場調查,公平交易法,抓姦,債務,債務協商,應收帳款,詐欺,離婚,監護權,法律諮詢,法律常識,離婚諮詢,錄音,找人,追蹤器,GPS,徵信,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信,徵信社,徵信公司,尋人,抓姦,外遇,徵信社

pedro mengatakan...

artikel yang sangat bagus sob sukses selalu ya

BRI mengatakan...

terimakasih banyak sob atas informasinya sangat bermanfaat buat saya

xavi mengatakan...

salam kenal aja gan ,,,,,,,,,,